Putusan MK Dinilai Selamatkan Demokrasi Cegah Kotak Kosong - RRI

 

RRI.co.id - Putusan MK Dinilai Selamatkan Demokrasi Cegah Kotak Kosong

KBRN, Lampung Timur: Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pilkada dinilai positif menyelamatkan demokrasi. Perihal ini, terutama mencegah pasangan calon (paslon) kepala daerah hanya melawan kotak kosong. 

Hal ini sebagaimana juga diprediksi berpeluang terjadi pada pelaksanaan Pilkada Lampung Timur, Provinsi Lampung. "Sehingga dengan putusan  MK tersebut bisa menyelamatkan demokrasi di Lampung Timur," kata  Pengamat Politik Nahdlatul Ulama Rikal Dikri dalam keterangannya, Sabtu (24/8/2024).

Rikal mengungkapkan, potensi kotak kosong Pilkada di Lampung Timur terlihat dari besarnya dukungan partai politik bakal calon Bupati Ela Siti Nuryamah. Ia memcatat, Ela sudah mengantongi total dukungan 30 kursi DPRD.

"PKB 12 kursi, Nasdem 7 kursi, Gerindra 8 kursi, dan PKS 3 kursi. Menyisakan Partai Demokrat 3 kursi, PDI P, 8 kursi, dan Partai Golkar 8 kursi," kata Rikal.

"Karena itu, Ibu Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan harus mengusung calon Bupati dan Wakil Bupati di Lampung Timur. Apalagi merupakan partai yang menjadi garda terdepan dalam penolakan pengesahan RUU Pilkada yang akan membatalkan putusan MK."

Dikatakan, kekuatan PDI Perjuangan dengan 8 kursi sudah lebih dari cukup untuk mengusung paslon cakada di Lampung Timur. "Sehingga PDI Perjuangan harus menjadi Partai pelopor perlawanan terhadap kotak kosong di pilkada 2024," katanya.

Untuk diketahui, Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil survei terkini terkait elektabilitas Pilkada 2024 Lampung Timur, Provinsi Lampung. Hasil survei menunjukkan, nama Zaiful Bokhari  merupakan kader PDI Perjuangan menempati posisi teratas sebagai bakal calon bupati.

Survei juga mencantumkan simulasi dua calon yang akan maju pada Pilkada Lampung Timur yakni Zaiful Bokhari dan Ella Nuryamah. "Hasil survei menunjukan bahwa pemilih sebanyak 59,4% memilih Zaiful Bokhari, 23,2% memilih Ella Siti Nuryamah, dan 17,4% masih rahasia," kata Direktur Eksekutive LKPI Togu Lubis, Sabtu (24/8/2024).


Baca Juga

Komentar

Informasi Indonesia - Terbaru - Google Berita